Social Icons

Pages

Tuesday, July 30, 2013

Negara maju dan Negara berkembang

A. PENGERTIAN NEGARA BERKEMBANG

Negara berkembang adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan dan mengkategorikan negara-negara di dunia yang memiliki standar hidup relatif rendah, sektor industri yang kurang berkembang, skor Indeks Pembangunan Manusia atau Human Development Index (HDI) berada pada tingkat menengah ke bawah, serta rendahnya pendapatan perkapita. Negara yang dikategorikan sebagai negara berkembang adalah negara yang belum mencapai tingkat negara maju, tetapi bukan negara gagal (failed state). Dengan kata lain, negara berkembang berada di antara negara maju (tingkat teratas) dengan negara gagal (tingkat terendah).

Negara berkembang yang memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi yang lebih maju dibandingkan negara lain yang setingkat, tetapi belum mencapai tingkat negara maju disebut negara industri baru (newly industrialized country/NICs). Dengan kata lain, negara industri baru sedang berkembang mencapai tingkat negara maju tetapi belum cukup untuk disebut sebagai negara maju. Negara-negara yang memiliki pertumbuhan ekonomi relatif stabil dalam jangka waktu lama, juga dapat digolongkan sebagai negara industri baru.

Beberapa negara yang masuk kategori negara industri baru, antara lain ; Argentina, Brasil, Meksiko, China (termasuk Taiwan dan Hongkong), Singapura, Korea Selatan, Yunani, Spanyol, dan Portugal.

Sebagian besar negara di dunia, yakni sekitar 76% dikategorikan sebagai negara berkembang. Negara-negara tersebut adalah sebagian besar negara di Afrika, Amerika Tengah, dan sebagian negara di Laut Karibia. Termasuk juga negara-negara Arab, serta sebagian besar negara Asia Tenggara.

Di luar kategori negara berkembang dan negara maju, ada beberapa negara yang dikelompokkan sebagai negara gagal (failed state). Negara-negara ini
masih menghadapi perang sipil serta memiliki penguasa yang otoriter. Misalnya, Afghanistan, Haiti, Somalia, Myanmar, Irak, dan Korea Utara.
Menurut data The World Bank, yang termasuk negara sedang berkembang (digolongkan menurut wilayahnya) adalah sebagai berikut :

1. Negara-negara di AFRIKA


1. Angola19. Mali
2. Benin20. Malawi
3. Botswana21. Mauritius
4. Burkina Faso22. Marocco
5. Burundi23. Mouzambique
6. Kamerun24. Namibia
7. Chad25. Nigeria
8. Pantai Gading26. Rwanda
9. Kongo27. Senegal
10. Djibouti28. Sierra Leone
11. Mesir29. Somalia
12. Ethiopia30. Afrika Selatan
13. Gabon31. Sudan
14. Ghana32. Tanzania
15. Kenya33. Togo
16. Lesotho34. Tunisia
17. Liberia35. Uganda
18. Libya36. Zimbabwe


2. Negara-negara di AMERIKA UTARA, TENGAH, dan KARIBIA

1. Bahamas8. Haiti
2. Barbados9. Honduras
3. Costa Rica10. Jamaica
4. Cuba11. Nicaragua
5. Rep. Dominika12. Panama
6. El Salvador13. Trinidad Tobago
7. Guatemala

3. Negara-negara di AMERIKA SELATAN

1. Bolivia6. Peru
2. Colombia7. Suriname
3. Chile8. Uruguay
4. Equador9. Venezuela
5. Paraguay10. Guyana


4. Negara-negara di ASIA

1. Afghanistan16. Mongolia
2. Bahrain17. Nepal
3. Bangladesh18. Korea Utara
4. Brunei19. Oman
5. Burma20. Pakistan
6. cambodia21. Filipina
7. India22. Qatar
8. Indonesia23. Saudi Arabia
9. Iran24. Sri Lanka
10. Iraq25. Syria
11. Jordania26. Thailand
12. Kuwait27. Timor Leste
13. Laos28. UAE
14. Lebanon29. Vietnam
15. Malaysia30. Yaman


5. Negara-negara di OSEANIA

1. Samoa6. Kep. Marshal
2. Pulau chrismast7. Micronesia
3. Fiji8. Nauru
4. Polynesia9. Kep. Mariana
5. Guam10. Papua New Guiena


Negara-negara berkembang terus menghadapi tantangan untuk bertumbuh menjadi negara maju, atau mengalami kemunduran dan menjadi negara gagal.
Beberapa ciri utama negara berkembang dapat diberikan di bawah ini :
  1. Sebagian besar penduduk (>70%) bekerja di sektor pertanian.
  2. Industrinya biasanya berlatarbelakang agraris, terutama memanfaatkan hasil kehutanan, pertanian, dan perikanan (industri sektor pertama dan sektor kedua).
  3. Tenaga pertanian masih mengandalkan tenaga kerja manusia.
  4. Luas lahan garapan relatif sempit dengan teknologi yang sederhana sehingga hasilnya tidak maksimal.
  5. Pendapatan per kapita rendah.
  6. Angka kelahiran dan kematian masih tinggi.
  7. Tingginya angka pengangguran karena besarnya jumlah penduduk dan terbatasnya lapangan pekerjaan.
  8. Pendidikan formal tersebar secara tidak merata dengan kualitas yang buruk.
  9. Kelebihan jumlah penduduk yang menyebabkan tidak terjangkau atau tidak meratanya pelayanan sosial.
  10. Kedudukan dan peran wanita sangat terbatas dan cenderung dipandang sebagai kelas dua.
  11. B. PENGERTIAN NEGARA MAJU


    Istilah negara maju (developed country atau advanced country) dipakai untuk mengelompokkan negara-negara yang berkembang dan maju secara ekonomi, di mana sektor industri ketiga dan sektor industri keempat mendominasi.

    Untuk diketahui, sektor industri pertama dalam kegiatan ekonomi meliputi kegiatan atau usaha mengubah sumber daya alam menjadi barang setengah jadi untuk industri. Kegiatan ekonomi pada level ini umumnya meliputi sektor pertanian, agribisnis, kehutanan, dan pertambangan.

    Sektor industri kedua dalam kegiatan ekonomi meliputi kegiatan atau usaha mengolah barang setengah jadi yang dihasilkan pada kegiatan industri pertama untuk diolah lebih lanjut dan menghasilkan barang siap pakai. Termasuk dalam sektor ini adalah kegiatan manufaktur dan konstruksi.

    Sektor industri ketiga lebih dikenal sebagai sektor jasa (industri jasa). Sektor ini umumnya meliputi kegiatan distribusi barang dan jasa (yang dihasilkan pada sektor industri kedua) kepada konsumen. Kegiatan ekonomi yang dominan dalam sektor industri ketiga antara lain transportasi barang dan jasa, distribusi, penjualan partai besar, bisnis hiburan, restoran, pariwisata, dan sebagainya.

    Sementara itu, sektor industri keempat merupakan kelanjutan dari kegiatan sektor industri ketiga. Kegiatan industri pada level ini umumnya berhubungan dengan bisnis jasa (service) yang bersifat intelektual. Misalnya, bisnis informasi dan komunikasi, konsultasi, pendidikan, penelitian dan pengembangan, kesehatan, kultur, dan sebagainya.

    Kegiatan ekonomi di negara maju yang didominasi oleh industri tingkat ketiga dan keempat itu akan memberikan pendapatan (income) yang tinggi. Penghasilan atau pendapatan yang tinggi tentu menentukan tingginya pendapatan perkapita (GNP perkapita), maupun tingginya Indeks Pertumbuhan Manusia (HDI). Dengan kata lain, industri tingkat ketiga dan keempat yang dimiliki negara maju memosisikannya pada tingkat negara dengan pendapatan perkapita dan HDI yang tinggi.

    Selain kata “negara maju” (developed country atau advanced country), orang juga menggunakan kata negara industri (industrialized country), negara yang lebih maju (More Developed Country/MDC), negara yang lebih maju secara ekonomi (More economically Developed Country/MEDC), negara-negara utara (Global North Country), dan negara pasca industri (post industrial country).

    Negara-negara yang termasuk kategori maju antara lain Jepang (Asia), Kanada dan Amerika Serikat (Amerika Utara), Australia dan Selandia Baru (Oseania), serta mayoritas negara-negara di Eropa Utara (seperti Denmark, Inggris, dan Swedia) dan Eropa Barat (seperti Jerman, Prancis, Belanda, dan lain-lain).

    Sementara itu, dalam statistik perdagangan internasional, Israel dan kelompok negara industri baru di kawasan Asia (Singapura, Hong Kong, Korea Selatan, dan Taiwan) ternyata juga diposisikan sebagai negara maju.


    Beberapa ciri utama negara maju dapat diberikan di bawah ini :
  12. Tingkat pertumbuhan penduduk relatif lebih rendah.
  13. Persebaran penduduk di daerah perkotaan jauh lebih tinggi daripada di daerah pedesaan.
  14. Angka kelahiran sudah dapat dikontrol sehingga pertumbuhan penduduknya relatif rendah.
  15. Angka buta hurufnya sangat rendah.
  16. Pendapatan per kapitanya sangat tinggi.
  17. Kualitas standar hidup penduduknya sangat tinggi karena tingginya pendapatan per kapita.
  18. Pelayanan kesehatan penduduknya terjamin sehingga angka harapan hidup tinggi.
  19. Tingkat kemiskinannya sangat rendah.
  20. Kualitas pendidikannya sangat bagus.
  21. Kegiatan utama penduduknya di bidang nonpertanian, terutama sektor industi ketiga dan keempat.
  22. C. INDIKATOR PENILAIAN



    Setelah uraian mengenai negara berkembang dan negara maju di atas, pertanyaan masih harus dijawab adalah apa indikator yang menentukan pembagian tersebut? Pertanyaan ini penting untuk dijawab supaya menghindari pandangan bahwa pembagian negara-negara berdasarkan kategori negara berkembang dan kategori negara maju bersifat sewenang-wenang. Dalam arti ini, kita harus menegaskan bahwa pembagian tersebut mengacu pada indikator-indikator tertentu yang bisa dipertanggungjawabkan.

    Berikut beberapa hal yang dijadikan indikator/ukuran penilaian Untuk menggolongkan suatu negara sebagai negara maju atau Berkembang :
  23. Tingkat pertumbuhan penduduk.
  24. Kualitas penduduk (tingkat pendidikan, tingkat pendapatan dan tingkat kesehatan).
  25. Kemajuan teknologi dan penggunaannya.
  26. Kemajuan industri dan penggunaannya.
  27. Pengolahan Sumber Daya Alam (SDA).

Kelima indikator pokok ini akan diuraikan lebih lanjut supaya kita memiliki gambaran mengenai bagaimana pengelompokan negara-negara tersebut ke dalam kategori negara berkembang dan negara maju.

a. Tingkat Pertumbuhan Penduduk


Menurut Carl Hub (1999: World Population Data Sheet) 98% peningkatan jumlah penduduk dunia terjadi di negara-negara berkembang. Tingkat kelahiran di negara berkembang umumnya masih tinggi. Sebaliknya, sejumlah negara maju justru mengalami penyusutan atau penurunan jumlah penduduk.

Di negara-negara berkembang dan kurang maju peningkatan jumlah penduduk cukup dramatis. Misalnya, pada awal abad XXI Afrika mengalami pertumbuhan sebesar 34%. Tahun 1999 jumlah penduduk Afrika mengalami peningkatan kurang lebih 13%. Angka penurunan cukup besar, namun masih jauh jika
dibandingkan dengan negara maju. Negara-negara maju telah mampu menekan angka kelahiran penduduk hingga kurang dari 1%.

Population Reference Bureau menyebutkan bahwa wanita di wilayah subsahara Afrika memiliki Angka Kelahiran Total (Total Fertility Rate/TFR) tertinggi, yaitu 6 anak per wanita. Angka Kelahiran Total paling rendah tercatat di Eropa Selatan, yaitu rata-rata 1,3 anak per wanita.

Di negara-negara berkembang pertumbuhan penduduk tergolong lebih tinggi dibandingkan negara-negara maju! Pertumbuhan penduduk Afrika termasuk paling tinggi yaitu 3 % per tahun. Amerika Latin, Asia, dan Oceania pertumbuhan penduduknya yaitu 2,1%; 1,9% dan 1,5% per tahun. Pertumbuhan penduduk paling rendah terdapat di wilayah Eropa yaitu 0,2% per tahun.



b. Kualitas Penduduk


Kualitas penduduk suatu negara dapat dilihat dari beberapa hal, yaitu dari :
  • tingkat pendidikan,
  • tingkat pendapatan (potensi ekonomi), dan
  • tingkat kesehatan
Ketiga hal tersebut berkaitan satu sama lain, saling mempengaruhi dan sulit untuk di pisahkan.

1. Tingkat Pendidikan

Tingkat pendidikan suatu negara diukur dari : banyak sedikitnya jumlah penduduk buta huruf, tingkat pendidikan yang ditamatkan, dan status usia sekolah. Suatu negara dikatakan memiliki tingkat pendidikan yang tinggi, apabila: (1) sebagian besar penduduknya telah bebas buta huruf; (2) tingkat pendidikan rata-rata penduduknya cukup tinggi; dan (3)semua penduduk usia sekolah menempuh pendidikan.

Rendahnya tingkat pendidikan penduduk suatu negara dipengaruhi oleh banyak hal. Di antaranya adalah beberapa hal berikut :
  • Rendahnya pendapatan penduduk. Akibatnya, orang tua tidak mampu menyekolahkan anaknya ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
  • Kurangnya kesadaran penduduk akan pentingnya pendidikan.
  • Sarana dan prasarana pendidikan masih kurang memadai.
  • Tidak seimbangnya jumlah sarana pendidikan dengan jumlah penduduk usia sekolah.
Jika dibandingkan kelompok negara berkembang, negara-negara maju memiliki tingkat pendidikan lebih tinggi. Hal itu didukung oleh sarana dan prasarana belajar yang lebih lengkap dan modern.

2. Tingkat Pendapatan (potensi ekonomi)

Potensi ekonomi suatu negara dapat dilihat dari pendapatan per kapita penduduk. Selain itu, juga terlihat dari jenis tenaga kerja serta daya beli penduduk terhadap suatu produk.
  • Pendapatan per kapita adalah rata-rata pendapatan penduduk suatu negara dalam satu tahun. Pendapatan per kapita diperoleh dari hasil bagi Produk Nasional Bruto (Gross National Product/GNP) dengan jumlah penduduk. Jadi, makin tinggi GNP dan makin sedikit jumlah penduduk suatu negara, maka pendapatan per kapitanya akan makin besar. Pertumbuhan ekonomi di negara maju pada umumnya sangat pesat. Oleh karena itu pendapatan per kapita penduduknya juga sangat tinggi. Sebaliknya, di negara berkembang pendapatan per kapita penduduk rendah.
  • Tenaga kerja terbagi atas tenaga kerja terdidik dan tenaga kerja tidak terdidik. Dari keduanya, tenaga kerja terdidik lebih potensial untuk bidang ekonomi karena mampu mendayagunakan potensi alam dengan lebih baik. Sebagian besar penduduk negara maju adalah tenaga kerja terdidik yang bekerja di bidang nonagraris (industri, perdagangan, dan jasa). Tenaga kerja di negara berkembang sebagian besar kurang terdidik dan lebih banyak yang bekerja di bidang agraris.
  • Potensi daya beli penduduk terhadap suatu produk merupakan potensi ekonomi nyata dalam menyerap hasil industri. Bila daya beli penduduk rendah, maka hasil industri tidak akan terserap sehingga berakibat buruk pada produksi selanjutnya. Negara yang memiliki daya beli tinggi disebut negara kaya, dan yang memiliki daya beli rendah disebut negara miskin.
Potensi ekonomi penduduk semakin rendah sejalan dengan pertumbuhan penduduk yang tinggi sehingga tidak mampu menyediakan sandang, pangan, dan papan sesuai jumlah penduduk.

3. Tingkat Kesehatan

Suatu negara memiliki kualitas kesehatan yang baik, jika ditandai dengan tingginya angka harapan hidup masyarakat, dan rendahnya angka kematian bayi.

Angka harapan hidup adalah angka yang menunjukkan batas usia seseorang memiliki harapan hidup sejak lahir sampai meninggal dunia. Angka kematian bayi adalah jumlah bayi meninggal sebelum mencapai usia satu tahun per 1.000 jumlah bayi lahir hidup.

Di negara maju fasilitas kesehatan berkembang cepat, peralatan kedokteran lebih canggih, jumlah tenaga medis sebanding dengan jumlah penduduk, dan tingkat gizi masyarakat tinggi. Di negara berkembang hal yang terjadi adalah kebalikan dari kondisi tersebut. Jumlah sarana dan prasarana kesehatan serta petugas medis belum sebanding dengan jumlah penduduk.
Mangga Teuraskeun »»  

Pengertian dan Definisi Bahasa Menurut Para Ahli


 

Bahasa adalah sistem lambang bunyi ujaran yang digunakan untuk berkomunikasi oleh masyarakat pemakainya. Bahasa yang baik berkembang berdasarkan suatu sistem, yaitu seperangkat aturan yang dipatuhi oleh pemakainya. Bahasa sendiri berfungsi sebagai sarana komunikasi serta sebagai sarana integrasi dan adaptasi.


Berikut ini adalah pengertian dan definisi bahasa menurut para ahli:

# BILL ADAMS
Bahasa adalah sebuah sistem pengembangan psikologi individu dalam sebuah konteks inter-subjektif


# WITTGENSTEIN
Bahasa merupakan bentuk pemikiran yang dapat dipahami, berhubungan dengan realitas, dan memiliki bentuk dan struktur yang logis


# FERDINAND DE SAUSSURE
Bahasa adalah ciri pembeda yang paling menonjol karena dengan bahasa setiap kelompok sosial merasa dirinya sebagai kesatuan yang berbeda dari kelompok yang lain


# PLATO
Bahasa pada dasarnya adalah pernyataan pikiran seseorang dengan perantaraan onomata (nama benda atau sesuatu) dan rhemata (ucapan) yang merupakan cermin dari ide seseorang dalam arus udara lewat mulut


# BLOCH & TRAGER
Bahasa adalah sebuah sistem simbol yang bersifat manasuka dan dengan sistem itu suatu kelompok sosial bekerja sama.


# CARROL
Bahasa adalah sebuah sistem berstruktural mengenai bunyi dan urutan bunyi bahasa yang sifatnya manasuka, yang digunakan, atau yang dapat digunakan dalam komunikasi antar individu oleh sekelompok manusia dan yang secara agak tuntas memberi nama kepada benda-benda, peristiwa-peristiwa, dan proses-proses dalam lingkungan hidup manusia


# SUDARYONO
Bahasa adalah sarana komunikasi yang efektif walaupun tidak sempurna sehingga ketidaksempurnaan bahasa sebagai sarana komunikasi menjadi salah satu sumber terjadinya kesalahpahaman.


# SAUSSURE
Bahasa adalah objek dari semiologi


# Mc. CARTHY
Bahasa adalah praktik yang paling tepat untuk mengembangkan kemampuan berpikir

# WILLIAM A. HAVILAND
Bahasa adalah suatu sistem bunyi yang jika digabungkan menurut aturan tertentu menimbulkan arti yang dapat ditangkap oleh semua orang yang berbicara dalam bahasa itu


Bila dilihat dari beberapa definisi dan pengertian mengenai bahasa menurut beberapa ahli diatas, kita bisa melihat bahwa terdapat perbedaan definisi tentang bahasa dimana definisi dari setiap ahli tergantung dengan apa yang ingin ditekankan oleh setiap tersebut. Namun meskipun terdapat perbedaan, nampaknya disepakati bersama bahwa bahasa adalah alat komunikasi. Dan sebagai alat komunikasi , bahasa mempunyai fungsi-fungsi dan ragam-ragam tertentu
Mangga Teuraskeun »»  

Pengertian dan Definisi Mahluk Sosial Menurut Para Ahli



 
 
 
 
Secara kodrati, manusia merupakan makhluk monodualistis, artinya selain sebagai makhluk individu, manusia juga berperan sebagai makhluk sosial. Sebagai makhluk sosial, manusia dituntut untuk mampu bekerjasama dengan orang lain sehingga tercipta sebuah kehidupan yang damail.
 
Berikut ini adalah pengertian dan definisi makhluk sosial menurut para ahli:
 
 
# Dr. JOHANNES GARANG
Makhluk sosial adalah makhluk berkelompok dan tidak mampu hidup menyendiri.
 
# NANA SUPRIATNA
Makhluk sosial adalah makhluk yang memiliki kecenderungan menyukai dan membutuhkan kehadiran sesamanya sebagai kebutuhan dasar yang disebut kebutuhan sosial (social needs)
 
# WALUYO
Makhluk sosial adalah makhluk yang selalu berinteraksi dengan sesamanya, saling membutuhkan satu sama lain.
 
# ARISTOTELES
Makhluk sosial merupakan zoon politicon, yang berarti menusia dikodratkan untuk hidup bermasyarakat dan berinteraksi satu sama lain
 
# MOMON SUDARMA
Makhluk sosial merupakan makhluk yang dalam kesehariannya sangat membutuhkan peran makhluk yang lainnya.
 
# MUHAMMAD ZUHRI
Makhluk sosial adalah makhluk yang tidak akan sanggup hidup sedniri, selalu bergantung pada orang lain dan apa yang dibutuhkannya dalam hidup juga dibutuhkan pula oleh orang lain
 
# DELIARNOV
Makhluk sosial adalah makhluk yang mustahil dapat hidup sendiri serta membutuhkan sesamanya dalam melakukan aktivitas sehari0hari
 
# LITURGIS
Makhluk sosial merupakan makhluk yang saling berhubungan satu sama lain serta tidak dapat melepaskan diri dari hidup bersama.
Mangga Teuraskeun »»  

Pengertian dan Definisi Interaksi Sosial Menurut Para Ahli



 
 
 
 
Manusia dalam kehidupannya tidak dapat hidup sendiri tanpa orang lain. Manusia adalah makhluk sosial yang sepanjang hidupnya bersosialisasi dengan orang lain dalam proses interaksi. Interaksi sosial menghasilkan banyak  bentuk sosialisasi. Bisa berupa interaksi antar individu, interaksi individu dengan kelompok, dan interaksi antara kelompok. Sedangkan syarat terjadinya interaksi sosial adalah terjadi kontak sosial dan terjadi komunikasi.
 
Berikut ini adala pengertian dan definisi interaksi sosial menurut para ahli:
 
# ASTRID. S. SUSANTO
Interaksi sosial adalah hubungan antar manusia yang menghasilkan hubungan tetap dan pada akhirnya memungkinkan pembentukan struktur sosial. Hasil interaksi sangat ditentukan oleh nilai dan arti serta interpretasi yang diberikan oleh pihak-pihak yang terlibat dalam interaksi ini.
 
# BONNER
Interaksi sosial adalah suatu hubungan antara dua individu atau lebih yang saling mempengaruhi, mengubah, atau memperbaiki kelakuan individu yang lain atau sebaliknya.
 
# KIMBALL YOUNG & RAYMOND W. MACK
Interaksi sosial adalah hubungan sosial yang dinamis dan menyangkut hubungan antar individu, antara individu dengan kelompok, maupun antara kelompok dengan kelompok lainnya.
 
# SOERJONO SOEKANTO
Interaksi sosial merupakan dasar proses sosial yang terjadi karena adanya hubungan-hubungan sosial yang dinamis mencakup hubungan antarindividu, antarkelompok, atau antara individu dan kelompok
 
# GILLIN & GILLIN
Interaksi sosial adalah suatu hubungan sosial yang dinamis antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, dan kelompok dengan kelompok
 
# MARYATI & SURYAWATI
INteraksi sosial adalah kontak aau hubungan timbal balik atau interstimulasi dan respons antar individu, antar kelompok atau antar individu dan kelompok.
 
# MURDIYATMOKO & HANDAYANI
Interaksi sosial adalh hubungan antar manusia yang menghasilkan suatu proses pengaruh mempengaruhi yang menghasilkan hubungan tetap dan pada akhirnya memungkinkan pembentukan struktur sosial.
Mangga Teuraskeun »»  

Berbicara pada diri Sendiri (Self Talk)


Pernahkah agan berbicara pada diri agan sendiri...????


Bagi agan yang mengalaminya mungkin ini terasa aneh, bahkan ane yang ngalamin sendiri aja ngrasa aneh  ngrasa gk normal a.k.a GILA, Nah Stelah ane telusuri gan, ternyata hal itu tidak aneh...

gak percaya...???? silahkan baca yang di bawah ini.....ngacir ngacir

Quote:self-talk atau pembicaraan pribadi (bicara pada diri sendiri) adalah sesuatu yang tampaknya sangat sederhana dan hampir tidak pernah dibahas. Namun, dampaknya sangat besar bagi diri kita. Self-talk adalah sesuatu yang sangat menentukan akan menjadi seperti apakah seseorang di masa mendatang. Self-talk adalah akar permasalahan psikologis yang paling utama, dari situlah kebiasaan, karakter, dan keyakinan seseorang terbentuk. Selama self-talk seseorang tetap positif, dia tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif dari luar. Hal negatif dari luar hanya akan berdampak negatif terhadap diri kita jika diperkuat dengan self-talk yang negatif. Pembahasan mengenai self-talk ini sangat penting sehingga penulis sengaja membahasnya dalam bab tersendiri agar lebih diperhatikan oleh pembaca.

Mengapa self-talk sangat perlu untuk diperhatikan?

Self-talk adalah hal yang sangat menentukan apakah seseorang akan menjadi orang baik atau tidak. Yang menentukan apakah seseorang akan menjaga kesehatannya atau tidak. Yang menentukan apakah seseorang memiliki rasa percaya diri tinggi atau rendah. Yang menentukan apakah seseorang akan menjadi orang penting atau malah menjadi seorang pecundang. Dan, yang menentukan apakah seseorang bisa maju dan berkembang atau hanya diam di tempat.
Ya, semuanya berasal dari self-talk.

Tidak akan ada perubahan apa pun yang terjadi,
sebelum diawali dengan self-talk. Anda tidak akan pernah jatuh cinta kepada seseorang sebelum Anda mengatakan pada diri sendiri; “Sepertinya, saya mulai jatuh cinta kepadanya”, atau “Saya rasa, mulai sekarang saya mencintainya”. Hanya saja, karena hal tersebut hampir tidak pernah dibahas, sehingga sering kali Anda tidak menyadarinya.

Memang ada kalimat dari orang bijak yang sebenarnya membahas tentang self-talk secara tersirat, kalimat tersebut berbunyi “Semuanya tergantung dari niatnya.” Tetapi, sangat jarang orang yang mengerti bahwa yang dimaksud orang bijak tersebut adalah self-talk. Seseorang yang mengerjakan hal-hal positif hanya karena terpaksa disebabkan oleh tekanan dari lingkungan keluarganya, dia tidak akan pernah menjadi orang yang benar-benar baik/positif.

Seseorang yang berhenti menggunakan narkoba hanya karena tekanan dari keluarganya, tidak akan pernah benar-benar berhenti menggunakan narkoba. Mengapa demikian? Karena self-talknya bisa jadi masih bertentangan dengan anjuran keluarganya. Dan, selama self-talknya tidak berubah, orang tersebut akan tetap begitu walaupun banyak orang menasihatinya. Itulah sebabnya hypnosis tidak dapat diterapkan pada orang yang tidak ingin dihipnotis dan tidak ingin mencapai perubahan.

Mungkin para pembaca bertanya, lalu apa gunanya panti rehabilitasi, psikolog, psikiater, hypnotherapist, kalau seseorang tidak bisa berubah selama seseorang tidak mengubah self-talk-nya? Sekarang mari kita lihat, betapa banyak orang yang pergi ke ahli jiwa karena terpaksa disebabkan oleh tekanan dari keluarganya dan akhirnya tetap tidak berhasil. Itu dikarenakan self-talk-nya belum berubah. Orang yang bisa berubah karena bantuan ahli jiwa adalah orang yang dengan suka rela datang ke ahli jiwa untuk berubah, karena dia sudah pasti memiliki self-talk yang positif seperti, “Saya siap menerima nasihat dari ahli jiwa yang akan saya datangi, karena dia lebih tahu dari saya, karena dia dengan ilmu pengetahuannya mungkin bisa menolong saya.“
Dan, karena self-talk-nya demikian, perlahan-lahan pikirannya terbuka untuk menerima saran dan nasihat dari luar. Sehingga, tanpa disadari orang tersebut terbujuk untuk mengganti self-talk-nya yang negatif dengan self-talk yang positif. Kalau sudah begitu, sebenarnya seorang ahli jiwa hanya membantu memperkuat tekad seseorang untuk berubah, dengan mengemukakan alasan-alasan yang logis dan masuk akal, tentunya dengan ilmu pengetahuan yang dikuasainya sehingga dengan sukarela orang tersebut mau berubah menjadi lebih baik.

Bagaimana self-talk bisa memengaruhi diri kita sedemikian besar?

Self-talk dapat memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap diri kita. Karena, self-talk—tanpa disadari oleh sebagian sangat besar dari kita—sebenarnya sama saja dengan menyugesti dan memprogram alam bawah sadar kita. Padahal, seperti penulis kemukakan dari awal, alam bawah sadar memiliki pengaruh terhadap diri kita 9 kali lipat lebih kuat daripada pikiran sadar. Lalu, bagaimana mungkin seseorang bisa berubah menjadi lebih baik jika self-talk-nya masih negatif?

Bagaimana self-talk bekerja?

Secara lebih mendetail, dapat dijelaskan bagaimana self-talk bekerja secara bertahap sehingga memengaruhi pikiran bawah sadar kita. Pertama, self-talk memengaruhi tindakan kita, lalu lama-kelamaan tindakan kita tersebut berubah menjadi kebiasaan. Setelah tindakan tersebut menjadi kebiasaan, lama-lama menyatu dengan karakter/sifat Anda, dan setelah menyatu dengan sifat Anda, self-talk awal Anda mulai menjadi realitass dalam kehidupan Anda, yang akhirnya membuat Anda percaya bahwa keyakinan Anda memang benar. Dan setelah itu terjadi, self-talk awal Anda akan diperkuat oleh self-talk baru yang senada namun lebih kuat lagi. Kemudian, self-talk Anda tersebut akan bekerja secara bertahap seperti pada siklus pertama, namun dengan pengaruh yang semakin kuat. Begitulah seterusnya self-talk bekerja memengaruhi diri Anda tanpa henti.

Self-talk –> sugesti –> alam bawah sadar –> realitas

Jadi, dari keterangan di atas, kita bisa mengambil kesimpulan apa yang akan terjadi 1 tahun dari sekarang. Jika seseorang memiliki self-talk yang positif dan dilakukan secara terus-menerus, ya, seseorang tersebut akan menjadi jauh lebih positif daripada saat ini. Sebaliknya, self-talk yang negatif juga bekerja dengan cara yang sama untuk membuat diri kita menjadi sangat negatif. Maka dari itu, penulis mengingatkan kepada pembaca, seberat apa pun masalah yang Anda hadapi, janganlah sekali-kali mengatakan pada diri sendiri hal-hal yang negatif karena hal itu hanya akan merugikan diri kita sendiri.

Saya ingin berubah menjadi orang yang lebih baik, apa yang harus saya lakukan?

Ada banyak cara untuk mengubah diri menjadi lebih baik dari sebelumnya. Tapi, sebelum Anda melakukan cara yang mana pun, yang perlu Anda lakukan pertama kali supaya Anda benar-benar bisa berubah menjadi orang yang lebih baik adalah; gantilah self-talk Anda dengan self-talk yang positif. Sering kali seseorang ingin berubah, namun kurang berhasil karena masih memiliki self-talk yang negatif. Misalnya, seseorang yang ingin berhenti menggunakan narkoba, tapi dia selalu berkata dalam hati, “Apa saya bisa ya untuk benar-benar berhenti menggunakan narkoba? Sejauh ini saya sudah mencoba berkali-kali untuk berhenti dan akhirnya tetap tidak bisa. Apa mungkin saya bisa benar-benar bebas dari narkoba? Saya rasa tidak, tapi tidak ada salahnya saya mencoba untuk berhenti.“

Self-talk seperti ini hanya akan membuat usaha yang akan dilakukan gagal. Karena, dia sudah menyugesti diri sendiri bahwa dia sulit untuk bebas dari narkoba. Dan, karena self-talk pada akhirnya menjelma menjadi realitas, maka orang tersebut akan menemukan kenyataan bahwa dia memang tidak bisa terbebas dari narkoba. Untuk itu, hal pertama yang perlu dilakukan untuk bisa berubah menjadi lebih baik adalah dengan mengganti self-talk Anda dengan self-talk yang positif.

Anda tidak bisa menghilangkan kebiasaan Anda yang negatif hanya dengan menggantikannya dengan kebiasaan yang positif. Tapi, Anda bisa menghilangkan kebiasaan negatif Anda dengan mengganti self-talk Anda yang negatif dengan self-talk yang positif. Karena, self-talk Anda secara langsung memengaruhi tindakan Anda, dan selanjutnya tindakan Anda memengaruhi kebiasaan serta tingkah laku Anda yang pada akhirnya menjadi realitas dalam kehidupan Anda.
Mangga Teuraskeun »»  

10 Kesalahan Bahasa Tubuh Saat Wawancara Kerja



Setiap orang memiliki kebiasaan fisik. Ada orang yang menggigit ujung kukunya jika merasa gelisah atau gugup. Jika ini dilakukan pada kehidupan sehari-hari, itu bukan masalah besar.

Namun jika ini dilakukan dalam sebuah wawancara kerja, maka jangan harap Anda bisa mendapat pekerjaan itu. Jadi berhati-hatilah.

"Jangan sampai manajer yang sedang mewawancarai Anda fokusnya terpecah, dari bakat Anda menjadi bad hair day yang sedang Anda alami," ungkap Pakar Komunikasi Publik Matt Eventoff seperti dikutip dari Forbes.com, Minggu (16/12/2012).

Berikut 10 kesalahan bahasa tubuh pada saat melakukan wawancara, mulai dari kontak mata, posisi tubuh hingga cara memperbaiki rambut Anda. Hindari 10 kesalahan ini pada wawancara Anda berikutnya.

1. Postur yang buruk
Quote:

Duduk dengan postur tubuh menjauh ke belakang menunjukkan kesan malas atau sombong. Sementara condong ke depan ialah agresif dan membungkuk memberikan kesan malas. Untuk menimbulkan kesan yang netral, menurut para ahli, duduklah tegak seperti ada tali yang yang menghubungkan kepala Anda dengan langit-langit.


2. Kehilangan Kontak Mata


Jagalah kontak mata Anda dengan tidak terlalu sering berkedip. Kita memang cenderung merasa tidak nyaman melakukan kontak mata dengan seseorang terlalu lama. Jangan tatap, tetapi cobalah untuk menahan pewawancara menatap Anda untuk satu dua detik sebelum pergi. Lakukan ini terutama ketika berjabat tangan.


3. Memotong dan Menunjuk


Memotong pembicaraan atau menunjuk jari ke arah pewawancara akan memotong ruang yang terjadi antara anda dan pewawancara dengan cara yang agresif.


4. Menyilangkan Tangan

"Menyilangkan tangan di depan dada memperlihatkan sinyal defensif dan melawan," kata Ahli Komunikasi, Karen Friedman. "Ketika kedua tangan anda terbuka maka akan terasa lebih dekat," tambahnya


5. Mengangguk Berlebihan

Terlalu berlebihan menganggukkan kepala dapat membuat fokus pewawancara menjadi terpecah. Kebiasaan ini sangat sering dilakukan wanita. Mengangguklah sekali atau dua kali, jangan lupa diselipi dengan senyuman.


6. Gelisah

"Berhentilah gelisah," tegas Amanda Augustine dari TheLadders. "Energi gugup yang Anda salurkan akan mengalihkan perhatian pewawancara. Jika Anda ingin dia berfokus pada apa yang harus Anda katakan, jangan timbulkan bunyi koin yang bergemerincing dari saku Anda atau menggigit kuku di jari Anda.


7. Menaruh Tangan di Belakang

Menjaga kedekatan dan terbuka sangat penting saat Anda sedang melakukan wawancara, jadi jangan coba untuk mengontrol gerakan atau gugup dengan menjaga tangan Anda tetap berada di belakang. Terutama saat Anda mulai berbicara.

"Menjaga tangan Anda dalam saku Anda atau di belakang punggung menghambat gerakan dan membuat Anda terlihat kaku," jelas Friedman.


8.Ekspresi yang Tidak Serasi

"Jika nada bicara Anda tidak cocok dengan ekspresi wajah anda, maka Anda dapat menemukan diri Anda di dalam air panas," ujar Matt Eventoff. "Jika seseorang menanyakan hal apa yang dapat membuat Anda paling bersemangat dan wajah anda menjawabnya dengan ekspresi datar, itu tidak dapat menerjemahkan dengan baik," tambahnya.


9. Mata Licik

Friedman mengatakan gerakan mata ke atas dapat memberikan kesan seseorang sedang berbohong atau tidak percaya diri. "Sangat penting untuk melihat seseorang secara langsung ke matanya untuk menyampaikan keyakinan dan kepastian," ungkap Friedman.


10. Menatap

Penting untuk menjadi percaya diri dan menatap mata pewawancara, kemudian melepaskannya. Namun jika Anda mengunci tatapan mata Anda dengan seseorang dengan jangka waktu cukup lama, hal ini dapat ditafsirkan sebagai agresif, meski tidak bisa disebut menyeramkan.
Mangga Teuraskeun »»  

PSIKOLOGI ~ Nama-nama & Istilah Penyakit Jiwa



Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku manusia dan proses mental yg menyertainya
Phobia biasanya menggangu aktifitas sehari-hari, karena sebagian besar adalah ketakutan yang irasional

Scopophobia :
Ketakutan berlebihan ditatap oleh orang lain disebut sebagai


Venustraphobia : ketakutan terhadap wanita cantik


Hippopotomonstrosesquippedaliophobia : phobia terhadap kata-kata panjang


cryptophasia :
Biasanya anak kembar menciptakan bahasa mereka sendiri dan hanya mereka yang memahaminya


Anuptaphobia : Ketakutan menikahi orang yang tidak tepat

Levophobia :  rasa takut berlebih pada benda-benda yang berada di sebelah kiri


Dextrophobia : rasa takut berlebih pada benda-benda yang berada di sebelah kanan

Gangguan makan kompulsif : Tidak bisa berhenti makan, memiliki kecanduan makanan; tidak bisa berhenti makan apa yang Anda suka.

Anoreksia nervosa : Gangguan makan yg ditandai dengan penolakan asupan makanan untuk
mempertahankan berat badan


Bulimia nervosa : Gangguan makan yang membuat Anda makan secara berlebihan, dan segera mengeluarkan makanan tersebut dgn berbagai cara
Bulimia nervosa seringkali dialami oleh para model profesional dan dijadikannya pilihan gaya hidup, walaupun faktanya sangat menyiksa
Penyebab Bulimia : Masalah Pribadi, keluarga, perilaku maladaptif, pertentangan identitas diri, dan mementingkan penampilan fisik

Sleep Paralysis (Lumpuh Tidur) atau The Old Hag Syndrome


Skeptis : merupakan sebuah paham yang mengajarkan manusia untuk curiga, tidak mudah percaya, dan bersikap hati-hati

Narsisisme : perasaan cinta trhadap diri sendiri yg berlebihan, percaya diri itu perlu, tp harus ditempatkan dgn baik

Dejavu berarti mengalami sesuatu pengalaman yang dirasakan pernah dialami sebelumnya

Egois itu ketegasan untuk kepentingan diri sendiri, Prinsip itu konsisten pada kebenaran yang dipegang

Peladophobia : rasa takut terhadap orang berkepala botak.

Triskaidekafobia : rasa
takut dengan angka 13


Pika (Pica) : sebuah penyakit kejiwaan yang menunjuk pada keinginan kuat utk memakan benda-benda yang bukan merupakan makanan


Melophobia : rasa takut pada musik.

Snickophobia : rasa takut pada Celana Dalam


Dendrophilia : kelainan kejiwaan dimana seseorang memiliki ketertarikan seksual terhadap pohon bukan manusia

Didaskaleinophobia : rasa takut / ketakutan untuk pergi ke sekolah.

Catagelophobia : rasa takut akan ditertawakan / diejek


Sleep paralysis adalah keadaan ketika kamu terbangun dr tidur & merasa sgt sadar, tapi tubuh sulit bergerak.
 Sleep paralysis biasanya terjadi sekitar 2-3 menit. Kamu akan bisa bergerak setelah otak & tubuh berhubungan kembali
Anuptaphobia : takut akan tidak mendapat pasangan (single).

Ablutophobia : takut akan mencuci atau mandi


Seseorang yang menyembunyikan rasa sakit mereka di balik senyumnya disebut "Eccedentesiast"


Hematidrosis adalah kondisi langka, dimana seseorang mengeluarkan keringat darah di saat stres


Misophonia adalah keadaan di mana Anda merasa marah karena mendengar suara orang yang sedang bernafas atau sedang makan
Pteronophobia : phobia digelitik oleh bulu.

Cherophobia : takut terhadap hal-hal yang menyenangkan.


Obesophobia : rasa takut akan gemuk atau takut bertambah berat badan

'Nomophobia', yaitu takut kehilangan handphone yang terlalu berlebihan
Scopophobia :
Ketakutan berlebihan ditatap oleh orang lain disebut sebagai
Gamomania adalah orang yang senang/hobi untuk melamar beberapa wanita sekaligus dalam waktu yang hampir bersamaan.Catagelophobia : takut akan ditertawakan / diejek.

Coimetrophobia : ketakutan pada kuburan.


Pentheraphobia : fobia atau rasa takut berlebih pada ibu mertua.
Lethologica : gangguan psikologis yang menyebabkan seseorang lupa sesaat akan suatu nama atau kata dalam sebuah percakapan.
word Phobia adalah fobia / takut punya pacar lagi karena trauma disakiti.
Philophobia : fobia atau rasa takut akan merasakan cinta atau jatuh cinta.

OCD : Gangguan kecemasan dimana seseorang memiliki ketakutan yg tidak masuk akal (obsesi), menuntun melakukan sesuatu berulang.

Technophobe adalah sebutan untuk orang yang menghindar / menolak teknologi baru.

Quidnunc adalah sebutan untuk orang yang selalu ingin tahu gosip terbaru.

Atychiphobia adalah fobia atau rasa takut berlebih akan gagal / kegagalan.
Brontophobia : takut akan halilintar/petir, biasanya menolak untuk pergi keluar pada saat hujan yang disertai dengan petir.

Eproctophilia adalah kelainan seksual dimana si penderita menyukai bau kentut pasangannya.
Pistanthrophobia adalah fobia atau ketakutan untuk mempercayai orang karena pengalaman masa lalu yang negatif atau buruk.
Amaxophobia adalah fobia atau rasa takut berlebih mengendarai kendaraan mobil / motor.

Mnemophobia adalah takut akan kenangan, kejadian yang sudah berlalu.

 Musicphile adalah sebutan orang yang kecanduan mendengarkan musik.

Tonsurphobia adalah fobia atau rasa takut akan memotong rambut.

Alliumphobia  Ketakutan berlebihan terhadap bawang putih.

 Haptephobia / Haphephobia adalah fobia atau ketakutan akan disentuh.

Athazagoraphobia adalah ketakutan akan dilupakan / diabaikan.

 Katsaridaphobia adalah fobia / takut pada kecoa.
 
Erotomania adalah jenis khayalan di mana orang yang bersangkutan percaya bahwa orang lain jatuh cinta dengannya padahal tidak sama sekali.

 Agyrophobia adalah fobia atau rasa takut berlebih akan menyebrang jalan. 

Frigensophobia adalah ketakutan bahwa memakai ponsel bisa merusak otak

 Hematidrosis adalah kondisi langka, dimana seseorang mengeluarkan keringat darah di saat stres. 

 Abibliophobia adalah fobia atau ketakutan terhadap kehabisan bahan bacaan.

 Automatonophobia adalah fobia / ketakutan pada patung / boneka.

 Acarophobia : Takut pada rasa gatal atau serangga yang menyebabkan gatal. 

 Sophophobia adalah rasa takut untuk belajar . 

 Telephobia adalah fobia atau ketakutan akan membuat atau menerima panggilan telepon.
Mangga Teuraskeun »»  
 

Sample text

Sample Text

Total Pageviews